pengertian Fiber Optic

On Jumat, 26 Oktober 2018 0 komentar


PENGERTIAN KABEL JARINGAN FIBER OPTIK BESERTA KELEBIHAN & KEKURANGANNYA

Artikel tentang jaringan komputer pada kali ini mengambil topik mengenai Pengertian Kabel Jaringan Fiber Optik Beserta Kelebihan & Kekurangannya. Artikel ini ditujukan sebagai bahan informasi bagi Anda semua, khususnya diperuntukkan bagi Anda yang sedang mencari lebih banyak detail tentang kabel fiber optik guna kepentingan instalasi jaringan komputer.
Jika diperlukan, Anda dapat mencari tahu lebih luas mengenai perangkat keras yang umumnya digunakan untuk membangun sebuah jaringan komputer pada artikel berikut ini : [Macam-Macam Jenis Perangkat Keras Jaringan Komputer].
Disini, kita tak hanya berbicara tentang pengertian kabel fiber optik saja, namun juga termasuk di dalamnya ulasan mengenai karakteristik dan fungsi kabel fiber optik, serta cara kerja dan kelebihan maupun kekurangan dari kabel fiber optik itu sendiri kala digunakan sebagai salah satu komponen dalam instalasi sebuah jaringan komputer.

PENGERTIAN KABEL FIBER OPTIK


Sebagai pembahasan awal, alangkah baiknya jika kita mencari tahu lebih dulu mengenaipengertian kabel fiber optik, baik jika dilihat secara luas maupun lebih spesifik dengan mengacu pada kegunaannya sebagai salah satu bagian dari perangkat keras jaringan komputer.

Pengertian Kabel Fiber Optik Secara Umum

Jika dilihat secara umum, pengertian kabel fiber optik dapat diurai sebagai berikut :
Kabel fiber optik adalah salah satu jenis kabel yang dibuat dengan teknologi canggih masa kini, yang mana sebagian besar bahan dasarnya terbuat dari serat kaca.

Pengertian Kabel Fiber Optik Untuk Jaringan Komputer

Setelah memahami apa itu pengertian kabel fiber optik secara umum, tentu Anda penasaran khan bagaimana definisinya jika dikaitkan menurut fungsinya sebagai salah satu komponen yang digunakan pada jaringan komputer. Berikut ini pengertian kabel fiber optik untuk jaringan komputer :
Kabel jaringan fiber optik adalah suatu jenis kabel yang diperuntukkan sebagai media transmisi terarah (guieded/wireline) guna kepentingan perpindahan arus data dalam dunia jaringan komputer.

FUNGSI KABEL JARINGAN FIBER OPTIK

Setelah mengetahui pengertian kabel jaringan fiber optik seperti yang telah kami jelaskan di atas, berikutnya kita akan membahas tentang fungsi kabel jaringan fiber optik terhadap kehidupan umat manusia modern.
Sebagai kabel yang sarat akan teknologi canggih, fungsi kabel jaringan fiber optik diantaranya yaitu untuk kepentingan jaringan biasa seperti LAN (Local Area Network), WAN (Wide Area Network) atau MAN. Biasanya kabel jaringan fiber optik lebih banyak ditemukan pada instalasi jaringan tingkat menengah ke atas seperti perusahaan-perusahaan besar atau instansi pemerintahan yang menuntut adanya struktur jaringan dengan kemampuan yang benar-benar cepat.
Kabel jaringan fiber optik juga merupakan salah satu pilihan jika jaringan yang ingin dibangun menuntut instalasi yang harus bisa meladeni kebutuhan sebuah gedung dengan beberapa lantai atau bahkan kebutuhan jaringan antar gedung sekalipun. Bahkan kabel fiber optik telah banyak digunakan pada berbagai sistem komunikasi yang dibangun di dalam laut guna mengubungkan berbagai kota di berbagai negara.

KARAKTERISTIK KABEL JARINGAN FIBER OPTIK

Struktur/Komponen Kabel Fiber Optik

Karakteristik kabel jaringan fiber optik yakni bagian dalamnya terdiri dari inti yang terbuat dari serta kaca dengan beberapa lapisan yang memiliki fungsinya sendiri-sendiri. Tak berbeda jauh dengan kabel jaringan lain seperti kabel UTP atau kabel STP, pada kabel jaringan fiber optik ini juga terdapat insulator (disebut coating) yang dirancang dengan beraneka ragam warna.
Untuk lebih jelasnya, karakteristik kabel jaringan fiber optik dapat dijelaskan dengan menggunakan gambar sederhana di atas. Dari gambar tersebut dapat dilihat jika kabel fiber optik terdiri dari :
Inti (Core)
Tepat di tengah-tengah kabel fiber optik terdapat bagian utama dalam struktur kabel fiber optik yakni ‘core‘ alias inti yang terbuat dari serat kaca. Umumnya core ini memiliki diameter sekitar 2 μm – 50 μm (tergantung dari jenis serat optiknya), dimana ukuran core ini sendiri berpengaruh besar terhadap kualitas dan kemampuan dari sebuah kabel fiber optik. Fungsi core pada kabel fiber optik ini adalah sebagai tempat berlangsungnya perambatan cahaya dari satu ujung ke ujung kabel lainnya, sehingga proses pengiriman cahaya dapat dilakukan.
Jaket (Cladding)
Lapisan yang menyelubungi core pada kabel fiber optik disebut cladding yang terbuat dari kaca. Indeks bias yang dihasilkan cladding ini lebih kecil dari core, dimana hubungan indeks bias antara core dan cladding akan mempengaruhi perambatan cahaya pada core (mempengaruhi besarnya sudut kritis). Diameter cladding berkisar antara 5 μm – 250 μm serta berfungsi sebagai pelindung core sekaligus menjadi cermin yang terpancar keluar kembali ke dalam core. Bisa dibilang cladding merupakan bagian yang punya peran penting karena berkat cladding inilah cahaya dapat merambat dalam core serat optik.
Mantel (Coating)
Di bagian luar setelah cladding, terdapat mantel atau coating yang umumnya terbuat dari bahan plastik. Adapun fungsi coating pada kabel fiber optik adalah sebagai pelindung mekanis yang menjagai serat optik dari kerusakan yang dapat terjadi karena lengkungan kabel atau gangguan luar lainnya seperti kelembaban. Coating ini memiliki warna yang beragam untuk mempermudah dalam penyusunan urutan core.
Strength Member & Outer Jacket
Strength Member (material penguat) dan Outer Jacket (jaket luar) merupakan lapisan terluar dari sebuah kabel fiber optik. Fungsi atau kegunaannya tentu saja sebagai pelindung yang menjaga kabel dari gangguan luar yang bisa menyebabkan kerusakan pada bagian core.

Karakteristik Kabel Fiber Optik Secara Umum

Selain beberapa komponen di atas, karakteristik kabel jaringan fiber optik secara umum dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
  • Bagian dalam kabel jaringan fiber optik terdiri dari inti yang terbuat dari serat kaca dan diselubungi oleh beberapa lapisan yang bersifat sebagai pelindung.
  • Konektor yang umum digunakan untuk kabel jaringan fiber optik adalah konektor ST, namun baru-baru ini ada konektor lain yang diperkenalkan sebagai pasangan kabel jaringan fiber optik yakni konektor SC.
  • Kecepatan transfer data yang mampu dilakukan kabel fiber optik berada di angka 100 Mbps ke atas (bahkan dapat mencapai 1000 Mbps).
  • Biaya rata-rata pernode cukup mahal.
  • Diameter kabel jaringan fiber optik dan dan ukuran konektornya relatif kecil sehingga fleksibel dalam proses instalasi.
  • Panjang kabel jaringan fiber optik sangat panjang yakni mencapai 2 km (mengalahkan kabel jaringan lainnya seperti Coaxial dan Twisted Pair).

CARA KERJA KABEL JARINGAN FIBER OPTIK

Cara Pembuatan Kabel Jaringan Fiber Optik

Pembuatan kabel jaringan fiber optik terbilang sangat rumit, karena dilakukan dengan cara menarik bahan dasar berupa kaca yang telah dicairkan hingga kental, hingga akhirnya diperoleh serabut atau serat kaca dengan penampang tertentu.
Proses pembuatan kabel fiber optik ini disebut modified chemical vapor deposition (MCVD), dimana silikon dan germanium bereaksi dengan oksigen membentuk SiO2 dan GeO2 yang kemudian menyatu dan membentuk kaca. Butuh waktu hingga beberapa jam untuk melakukan proses ini, namun semuanya dilakukan secara otomatis dengan menggunakan alat berteknologi canggih.
Setelah proses pertama selesai, kaca yang dihasilkan kemudian dimasukkan kedalam sebuah alat yang disebut fiber drawing tower, guna dipanaskan hingga mencapai 1900-2200 derajat celcius hingga akhirnya kaca tersebut meleleh. Berikutnya lelehan tersebut jatuh melewati laser mikrometer hingga akhirnya membentuk serabut atau serat kaca.
Yang harus dipastikan dalam proses pembuatan kabel fiber optik ini adalah pengerjaannya yang harus dilakukan dengan bahan baku (kaca) yang sedang dalam keadaan sangat panas, lalu diperlukan beberapa perhitungan ketat demi menjaga agar perbandingan relatif antara bermacam lapisan tidak berubah dalam proses ‘penarikan’.

Cara Kabel Fiber Optik Mentransmisikan Data

Kabel jaringan fiber optik memiliki cara kerja yang sangat berbeda dengan kabel jaringan lainnya seperti kabel Coaxial ataupun kabel Twisted Pair. Pasalnya kabel jaringan fiber optik bukan mentransmisikan sinyal listrik seperti kabel-kabel jaringan lainnya, melainkan mentransmisikan cahaya dengan cara mengkonversi sinyal listrik menjadi gelombang cahaya. Dengan begitu maka kabel jaringan yang satu ini punya keunggulan dalam hal mengurangi masalah gangguan gelombang frekuensi bahan elektrik, sehingga sangat ideal untuk digunakan pada kawasan yang dikelilingi gelombang frekuensi cukup tinggi.
Prinsip menggunakan gelombang cahaya pada kabel jaringan fiber optik membuatnya mampu membawa informasi lebih banyak dan menghantarkannya ke jarak yang jauh dibanding kabel jaringan lainnya yang masih menggunakan prinsip sinyal listrik. Hal ini dapat terjadi karena bahan baku yang digunakannya merupakan serat kaca murni yang dapat terus memancarkan cahaya tak peduli berapa panjang kabel yang ada.
Dalam prosesnya, cara kerja kabel fiber optik adalah dengan memanfaatkan cermin yang menghasilkan total internal reflection (refleksi total pada bagian dalam serat kaca). Analogi sederhana mengenai cara kerja kabel fiber optik dalam mentransmisikan gelombang cahaya kira-kira seperti ini :
Jika Anda sedang berada di sebuah ruangan yang gelap dengan sebuah jendela kaca, kemudian Anda mengarahkan cahaya senter dengan posisi 90 derajat tegak lurus dengan kaca, maka cahaya senter akan menembus ke luar ruangan. Namun kondisinya akan berbeda jika cahaya senter tersebut diarahkan (ke jendela berkaca) dengan sudut yang rendah (hampir paralel dengan cahaya aslinya), maka kaca tersebut akan berfungsi menjadi cermin yg akan memantulkan cahaya senter ke dalam ruangan. Seperti itulah yang terjadi pada serat optik, dimana cahaya berjalan melalui serat kaca pada sudut yang rendah.

JENIS-JENIS KABEL JARINGAN FIBER OPTIK

Tipe Kabel Fiber Optik Menurut Transmitter


Kabel jaringan fiber optik terdiri dari beberapa jenis, yang biasanya dapat dengan mudah diketahui dengan melihat transmitter (media transmisi data) yang digunakannya. Berikut ini jenis-jenis kabel jaringan fiber optik :
1. Single Mode
Kabel jaringan fiber optik jenis single mode memiliki inti (core) yang relatif kecil, dengan diameter sekitar 0.00035 inch atau 9 micron. Jenis kabel fiber optik yang satu ini menggunakan tranmitter laser semi konduktor yang mengirimkan sinar laser inframerah dengan panjang gelombang mencapai 1300-1550 nm. Disebut ‘single mode’ karena penggunaan kabel fiber optik ini hanya memungkinkan terjadinya satu modus cahaya saja yang dapat tersebar melalui inti pada suatu waktu.
Berikut ini karakteristik kabel jaringan fiber optik jenis single mode :
  • Laju Data : Tinggi
  • Jarak Pengiriman Data : Jauh
  • Masa Pakai : Sebentar
  • Sensitifitas Suhu : Substansial
  • Biaya : Mahal
2. Multi Mode
Jenis kabel fiber optik yang satu ini memiliki inti (core) yang lebih besar dibanding milik kabel fiber optik jenis single mode yakni berdiameter sekitar 0.0025 inch atau 62.5 micron. Dengan ukuran yang lebih besar, maka penggunaan kabel fiber optik jenis ini memungkinkan ratusan modus cahaya tersebar melalui serat secara bersamaan. Kabel fiber optik multi mode ini menggunakan LED (Light Emiting Diode) sebagai media transmisinya, serta lebih ditujukan untuk kepentingan komersil.
Berikut ini karakteristik kabel jaringan fiber optik jenis multi mode :
  • Laju Data : Rendah
  • Jarak Pengiriman Data : Pendek
  • Masa Pakai : Lama
  • Sensitifitas Suhu : Minor
  • Biaya : Rendah (Murah)

Tipe Kabel Fiber Optik Menurut Aplikasi Standar


Jika diklasifikasikan menurut aplikasi standar, jenis-jenis kabel fiber optik dibedakan menjadi beberapa tipe. Berikut ini diantaranya :
  • Tight Buffer (Indoor/Outdoor)
  • Breakout Cable (Indoor/Outdoor)
  • Aerial Cable/Self-Supporting
  • Hybrid & Composite Cable
  • Armored Cable
  • Low Smoke Zero Halogen (LSZH)
  • Simplex cable
  • Zipcord cable

KELEBIHAN dan KEKURANGAN KABEL JARINGAN FIBER OPTIK


Sebagai kabel yang dibuat dengan teknologi modern, kabel jaringan fiber optik punya sederet keunggulan jika dibandingkan dengan kabel jaringan lainnya seperti kabel Coaxial ataupun kabel Twisted Pair. Pun begitu bukan berarti kabel jaringan yang satu ini tak punya kelemahan lho ya. Karena itulah utuk mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan kabel jaringan fiber optik, berikut ini kami rangkumkan buat Anda :

Kelebihan Kabel Jaringan Fiber Optik

  • Kabel jaringan fiber optik dapat beroperasi dengan kecepatan yang sangat tinggi dalam membawa informasi atau data, bahkan lebih tinggi dibanding kabel jaringan Coaxial ataupun kabel Twisted Pair. Kecepatan transfer data-nya bahkan dapat mencapai 1000 mbps.
  • Bandwith kabel jaringan fiber optik tak perlu diragukan lagi karena mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar (bisa tembus 1 gigabit per detik).
  • Kabel jaringan fiber optik dapat mengirim sinyal lebih jauh dibanding kabel jaringan jenis lainnya, bahkan tanpa memerlukan perangkat penguat sinyal seperti repeater atau lainnya. Kalaupun dibutuhkan, penguat sinyal tidak perlu dipasang setiap 5 km seperti kabel-kabel jaringan lainnya, melainkan cukup dipasang setiap 20 km saja.
  • Material yang dipakai untuk membuat kabel jaringan fiber optik memiliki keunggulan untuk bisa bertahan pada banyak gangguan seperti kelembaban udara dan cahaya (panas). Dengan begitu maka dapat disimpulkan bahwa kabel fiber optik relatif awet karena tidak gampang rusak.
  • Kemampuan kabel jaringan fiber optik yang tahan lama dan tidak gampang rusak membuatnya jadi lebih efisien dibanding kabel jaringan lainnya, karena biaya perawatan pun jadi kian murah.
  • Tak berbeda jauh dengan kabel jaringan STP, kabel jaringan fiber optik juga kuat terhadap interferensi elektromagnetik yang berasal dari sekitar kabel.
  • Kabel jaringan fiber optik terdiri dari berbagai macam jenis yang dapat menjadi opsi untuk menyesuaikan dengan lokasi instalasinya. Mulai dari instalasi di dalam gedung, di bawah tanah hingga di dalam air, semuanya tersedia dengan kriteria dan karakteristik yang berbeda-beda.
  • Karena bukan mengirim sinyal listrik melainkan gelombang cahaya, kabel jaringan fiber optik mampu mengatasi masalah gangguan gelombang frekuensi bahan elektrik. Dengan bagitu maka kabel jaringan jenis ini sangat ideal untuk digunakan pada kawasan yang dikelilingi gelombang frekuensi cukup tinggi.
  • Diameter kabel jaringan fiber optik yang relatif kecil dan tipis, ditambah lagi dengan bobotbya yang ringan membuat proses instalasi kabel fiber optik relatif mudah karena bersifat fleksibel.
  • Berbeda dengan kabel jaringan lainnya yang berpotensi menyebabkan terjadinya korsleting atau kebakaran, khusus pada kabel fiber optik hal itu tidak akan terjadi karena menggunakan bahan dasar serat kaca yang aman dan tidak mudah terbakar karena: tidak mengalirkan listrik.
  • Berbeda dengan kabel jaringan UTP dan STP yang masih menimbulkan kemungkinan terjadnya penyadapan, hal ini tidak berlaku pada kabel jaringan fiber optik karena dapat meneruskan data tanpa ada distorsi atau gangguan.
  • Kabel jaringan fiber optic dapat dengan mudah di-upgrade bahkan tanpa perlu mengubah sistem kabel yang ada.

Kekurangan Kabel Jaringan Fiber Optik

  • Harga kabel jaringan fiber optik masih terlalu mahal, terutama jika dibandingkan dengan kabel jaringan lainnya seperti kabel UTP yang terkenal murah meriah.
  • Dalam proses instalasi kabel jaringa fiber optik diperlukan beberapa alat khusus berupa perangkat elektronik yang untuk saat ini memang masih sangat mahal. Alhasil tidak semua orang bisa ataupun mau menggunakan kabel ini sebagai media pendukung dalam instalasi sebuah jaringan komputer.
  • Dalam proses pengiriman sinyal, karena harus dilakukan perubahan sinyal listrik ke sinyal optik terlebih dahulu maka kabel jaringan fiber optik menunut adanya sumber cahaya yang kuat untuk melakukan pen-sinyalan seperti alat pembangkit listrik eksternal.
  • Jika rusak, perbaikan instalasi kabel jaringan fiber optik yang kompleks memerlukan tenaga yang ahli di bidang ini.
  • Kabel jaringan fiber optik ditakutkan bisa menyerap hidrogen sehingga dapat menyebabkan loss data.
  • Mengingat kabel jaringan fiber optik menggunakan gelombang cahaya untuk mentransmisikan data, maka kabel jaringan jenis ini tidak dapat diinstal dalam jalur yang berbelok secara tajam atau menyudut. Jika terpaksa harus berbelok, maka harus dibuat belokan yang melengkung.
Demikianlah Pengertian Kabel Jaringan Fiber Optik Beserta Kelebihan & Kekurangannya. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.


Read more ...»

On Sabtu, 01 September 2018 0 komentar

PENGERRTIAN,MACAM-MACAM,KEBUTUHAN,DAN CONTOH KOMUNIKASI DALAM JARINGAN.


Pengertian Komunikasi Data

Komunikasi data, merupakan bentuk komunikasi yang secara khusus berkaitan dengan transmisi atau pemindahan data antara komputer-komputer, atau komputer dengan piranti-piranti yang lain dalam bentuk data digital yang dikirimkan melalui media komunikasi data. Biasanya komunikasi data dapat diartikan juga sebagai proses pengiriman data atau informasi dari suatu sumber (source) ke tujuan (destination).
Pengertian dan jenis-jenis komunikasi data
Selain itu komunikasi data juga bermacam-macam sob, dan memiliki dua jenis saja pada saat ini. Dibawah merupakan jenis-jenis komunikasi data.

Jenis-jenis Komunikasi Data

1. Jenis Komuniksai Data Melalui Infrastuktur Terestrial
Jenis komunikasi data ini dapat dilakukan menggunakan media kabel dan nirkabel sebagai aksesnya sehingga membutuhkan biaya yang tinggi untuk membangun infrastuktur jenis ini.
2. Jenis Komunikasi Melalui Satelit
Jenis komunikasi data ini dapat dilakukan dengan menggunakan satelit sebagai aksesnya. Biasanya wilayah yang dicangkup akses satelit lebih luas dan mampu menjangkau lokasi yang tidak memungkinkan dibangunnya infrastruktur terestrial, namun membutuhkan waktu yang lama untuk berlangsungnya proses komunikasi.
Komunikasi data juga memiliki beberapa komponen, dibawah ini merupakan contoh dari komponen komunikasi data.

Komponen Komunikasi Data

1. Pengirim : piranti yang mengirimkan data.
2. Penerima : piranti yang menerima data.
3. Pesan/Data : informasi yang akan dipindahkan bisa berupa apa saja, teks, angka, gambar, suara, video, atau kombinasi dari semuanya.
4. Media Pengiriman : media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data, bisa berupa kabel, cahaya maupun gelombang magnetik.
5. Protokol : aturan-aturan yang harus disepakati oleh dua atau lebih alat untuk dapat saling berkomunikasi.

Sistem Komunikasi Data

6. Titik ke titik (point to point communications).
Informasi dari sumber hanya ditujukan kepada satu point penerima saja. Contoh : telepon, fax, telegram.
7. Titik ke beberapa penerima (multi communications).
Informasi dari sumber ditujukan kepada beberapa point penerima saja. Contoh : jaringan dengan switch.
8. Menyebar (broadcasting communications).
Informasi yang diberika sumber dapat diterima oleh semua point yang terhubung tanpa terkecuali. Contoh : televisi broadcast, radio broadcast.

Kemudian untuk Transmisi Data (Mode Transmisi) sebagai berikut :

1. Simplex : Media komunikasi antara pengirim dan penerima yang bersifat satu arah, dimana sisi pengirim hanya berfungsi sebagai pengirim informasi, sedangkan sisi penerima berfungsi sebagai penerima. Mode ini juga sering disebut one way only.
2. Half Duplex (HDX) : Suatu metode komunikasi yang dapat dilakukan dua arah secara bergantian (waktu tidak sama). Dimana si pengirim dapat mengirimkan informasi dan sisi yang lain berfungsi sebagai penerima sehingga mode ini sering disebut sebagai saluran two way alternate. Adapun contohnya dapat dilihat dari pemahaian Handy-Talky.
3. Full Duplex (FDX) : Suatu metode yang digunakan pada komunikasi untuk dua arah secara terus-menerus. Dimana sisi pengirim dan penerima dapat berkomunikasi dua arah dalam waktu yang bersamaan. Adapun contohnya dapat dilihat dari pemakaian HP.
Jadi, Definisi Komunikasi Data yaitu :
Komunikasi data adalah pertukaran data antara dua perangkat melalui beberapa bentuk media transmisi seperti kabel kawat.
Nah, itulah penjelasan yang lengkap tentang apa itu komunikasi data. Semoga artikel komunikasi data ini bermanfaat untuk sobat semua khususnya untuk yang sedang meneuni bidang komputer dan jaringan. Terimakasih~
Kebutuhan Telekomunikasi dalam Jaringan

kebutuhan telekomunikasi jaringan dpat dibagi menjadi beberapa bagian yaitu:
1.Kebutuhan Peninjauan lapangan dalam telekomunikasi
2.Kebutuhan sumber daya dalam Telekomunikasi
3.kebutuhan perangkat dalam Komunikasi
4.Kebutuhan Bandwidth

Kebutuhan Peninjauan lapangan dalam telekomunikasi:
•Memudahkan jalannya bisnis
•Media hiburan dan media sosialisasi ( seperti facebook dan twitter )
•Tak jarang orang tidak hanya memiliki satu telephone genggam saja, melainkan dua atau bahkan
  tiga.
•Pada tahun 2011, 77% dari populasi dunia, atau 5,3 milyar orang, adalah pelanggan telephone
  selluler.
•Perkembangan ponsel di jaman ini telah memberikan perubahan perilaku pada penggunannya, baik
  dari segi konsumerisme ataupu dari segi psikologis.
•Dalam penggunaan ponsel dewasa ini, kita pasti mendapatkan sisi positif dan sisi negative
•Dampak Positif  seperti mudah nya mencari informasi dengan media telekomunikasi
•Dampak Negatif  seperti banyaknya situs-situs yang berisi pornografi

Kebutuhan sumber daya dalam Telekomunikasi
Wireline merupakan jaringan yang menggunakan kabel sebagai media transmisijaringan
seperti kabel UTP, Coaxial, dan fiber Optic
Wireless merupakan jaringan yang tidak menggunakan kabelmelainkanmenggunakan sinyal
sebagai media transmisi jaringan
Jaringan dengan modem sebagai media transmisi data
 Jaringan dengan satelit
kebutuhan perangkat dalam Komunikasi
1.kabel:
-kabel coaxial Jika diartikan secara umumkabel Coaxial dapat didefinisikansebagai sarana penyalir
atau pengalirhantar (transmitter) yang bertugas menyalurkan setiap informasiyang telah diubah
menjadi sinyal–sinyal listrik
– twisted pair Pengertian kabel Twisted Pair yaitu sebuah kabel yang terdiri daribeberapa dawai
kawat tembaga yang digabungkan menjadi satu dengan cara dipilin atau dibelitenam kali per-inchi
membentuk spiral. 
– serat optik Serat optik adalah saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat
dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambutdandapat digunakan
untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumbercahaya yang
digunakan biasanya adalah laser atau LED[1].
2.Perangkat :
-NIC adalah perangkat yang memungkinkan komputer untuk bergabung bersamadalam LAN, ata
jaringan area lokalJaringan komputer saling berkomunikasi menggunakanprotokol tertentu untuk
transmisi paket data antara komputer yang berbeda, yang dikenal sebagai node. Fungsi network
interface card adalah sebagai penghubung bagi komputer untuk mengirim danmenerima data pada
LAN
 -Router adalah perangkat network yang digunakan untuk menghubungkanbeberapa network, baik
network yang sama maupun berbeda dari segi teknologinya sepertimenghubungkan network yang
menggunakan topologi Bus, Star dan Ring.  Router minimal memiliki 2 network interface.  
-Switch Switch adalah perangkat yang identik dengan HUB, hal ini dikarenakankedekatan dari fungsi
kedua perangkat tersebutNamun switch adalah perangkat yang lebih cerdasdibandingkan HUB
serta performa yang lebih tinggi dibanding HUB. 
-PC Personal Computer adalah seperangkat komputer yang digunakan oleh satuorang saja / pribadi.
Biasanyakomputer ini adanya dilingkungan rumahkantortokodan dimana sajakarena
harga PC sudah relatif terjangkau dan banyak macamnya.Fungsi utamadari PC adalah untuk
mengolah data input dan menghasilkan output berupa data/informasi sesuaidengan
keinginan user (pengguna).
-Modem adalah sebuah alat yang digunakan untuk menghubungkan komputerdengan internet
melalui telepon, line kabel dan layanan dari penyedia jasa telekomunikasi lainnya. Modem
sebenarnya merupakan singkatan dari modulator-demodulator .Fungsimodem yang pertama adalah
melakukan modulasi sinyal digital ke analog untuk ditransfer. Dan fungsi modem yang kedua adalah
melakukan demodulasi sinyal untuk mengembalikan sinyal ke bentuk digital sehingga
mempresentasikan informasi tertentu.Jadi fungsi modem secara sederhana adalahmengubah sinyal
analog menjadi digital dan mengubah sinyal digital menjadi analog.
-Antena pemancar adalah transformator/struktur transmisi antara gelombangterbimbing (saluran
transmisidengan gelombang ruang bebas atau sebaliknyaAntena adalah salahsatu elemen
penting yang harus ada pada sebuah teleskop radio, TV,radar dan semua alatkomunikasi nirkabel
lainnyaSebuah antena adalah bagian vital dari suatu pemancar atau penerimayang berfungsi
untuk menyalurkan sinyal radio ke udara.Bentuk antena bermacam macam sesuaidengan desain,
pola penyebaran danfrekuensi dan gain

Kebutuhan Bandwidth dan throught
bandwidth, adalah suatu ukuran dari banyaknya informasi yang dapat mengalirdari suatu tempat
ke tempat lain dalam suatu waktu tertentu. Bandwidth dapat dipakai untukmengukur baik aliran
data analog maupun aliran data digital.
  Satuan yang digunakan untuk Bandwdth adalah bps (bit per second). Satuan iniberarti jumlah bit
yang dapat  mengalir tiap detik melalui suatu media. Seperti yang kita ketahui bit (binary digit)
 hanya terdiri dari dua angka yaitu 0 dan 1. 
Konsep Bandwidth juga bergantung pada media dan jarak yang digunakan untukmengalirkan data
dalam jaringan.Konsep bandwidth ini tentu saja juga mempunyai kelemahan, bandwidth tidak dapat
menghitung berdasarkan kondisi jaringan yang sebenarnyaUntuk itulah ada satulagi konsep yang
perlu anda ketahui jugamari berkenalan dengan Throughput.

throghtput adalah bandwidth yang sebenarnya (aktual) yang diukur dengansatuan waktu tertentu
dan pada kondisi jaringan tertentu yang digunakan untuk melakukan transfer file dengan ukuran
tertentuTidak bingung kanLalu bagaimana perbandingan bandwidth danthroughput.
     Waktu download terbaik adalah ukuran file dibagi dengan bandwidth. Sedangkan waktu aktual
atau sebenarnya adalah ukuran file dibagi dengan throughput.Kebutuhanbandwidth karena
sesungguhnya kebutuhan bandwith dalam jaringan itu bervariasiSangat pentingmenentukan berapa
banyak bit per detik yang melintasi jaringan dan jumlah bandwidth yang digunakan tiap-tiap aplikasi
agar jaringan bisa bekerja cepat dan fungsional.

Contoh teknologi telekomunikasi dan keterangannya

  1. 1. Elemen yang bertugas menerima informasi/data, penerima data selalu dilengkapi receiver, receiver berfungsi untuk menerima sinyal dari transmitter, kemudian mengubah sinyal analog tersebut menjadi digita, sehingga data yang dikirimkan melalui transmitter bisa dibaca penerima. Contoh: Televisi
  2. 2. Elemen yang bertugas mengirim informasi/data, sumber data selalu dilengkapi oleh transmitter untuk mengirim data, transmitter berfungsi untuk mengubah data yang dikirimkan menjadi sinyal analog agar bisa dilewati oleh media transmisi, kemudian meneruskannya sampai ke receiver ata transmitter berikutnya. Contoh: wifi
  3. 3. Elemen yang bertugas untuk mengirim atau menerima data dari sumber pengirim . Contoh: BTS
  4. 4. Bentuk komunikasi dibagi dalam tiga kategori, yaitu; 1. Simplex 2. Half duplex 3. Full duplex
  5. 5. Dalam komunikasi satu arah penerima (Simplex) informasi tidak dapat menjalin komunikasi yang berkesinambungan melalui media yang sama. suatu system komunikasi yang hanya dapat menerima pesan saja, tapi tidak dapat memebalas pesan tersebut. Contoh : televisi
  6. 6. Dalam komunikasi dua arah (Full Duplex) pengirim dan penerimainformasi dapat menjalin komunikasi yang berkesinambungan melalui media yang sama. Suatu system komunikasi yang dapat digunakan untuk memberikan (mengirim) pesan,dan membalas pesan dan juga dapat digunakan untuk menerima pesan dari tempat lain. System ini, dipergunakan untuk keperluan percakapan sacara langsung. Contoh : Telepon
  7. 7. Dalam komunikasi semi dua arah (Half Duplex) pengirim dan penerima informasi berkomunikasi secara bergantian namun tetap berkesinambungan.Komunikasi bersifat satu arah, Karena searah maka si pengirim pesan dan si penerima tidak bisa berbicara pada saat yang bersamaan. Contoh :HandyTalkie
  8. 8. pengiriman data yang ada di bumi ke langit, dan di kembalikan lagi ke bumi . contoh : gambar di bawah
  9. 9. Gelombang radio yang perambatannya selalu mengikuti bentuk permukaan bumi / tanah. yang mempunyai frekuensi < 3 MHz (megahertz)
  10. 10. Saluran transmisi adalah penyampaian informasi dari suatu sumber informasi kepada penerima informasi dapat terlaksana bila ada suatu sistem atau media penyampaian di antara keduanya, saluran transmisi ada dua yaitu : 1. Fisik 2. Non fisik
  11. 11. Saluran fisik: saluran yang dapat dilihat dan diraba keberadaanya, disebut juga media guided, karena ada yang mengarahkan biasanya berupa kabel Contoh : open wire (kawat tanpa pembungkus) yang digunakan anatara pesawat telepon pelanggan dengan sentral telepon
  12. 12. saluran non fisik: saluran yang tidak dapat dilihat dan diraba keberadaanya, disebut juga media unguided, karena tidak ada yang mengarahkan, biasanya berupa udara . Contoh : udara
  13. 13. merupakan bentuk komunikasi yang umum. Beberapa cara yang telah dikembangkan jangkauannya dapat meliputi hampir semua tempat didunia. Contoh komunikasi suara : Radio Siaran Informasi dipancarkan kesegala arah, bersifat umum, jangkauannyatergantung daya pancar serta ijinnya.
  14. 14. Merupakan bentuk komunikasi yang umum. Beberapa cara yang telah dikembangkan jangkauanya dapat meliputi hampir semua dunia. contoh komunikasi text adalah : MSS ( Short Messages Service )
  15. 15. Merupakan bentuk komunikasi melalui gambar diam (foto). Contoh komunikasi gambar : MMS (Multimidia message service)
  16. 16. Merupakan komunikasi melalui bentuk video, . Beberapa cara yang telah dikembangkan dapat melakukan komunikasi video secara langsung contoh komunikasi video: skype

Read more ...»

Konsep Dan Cara Kerja PBX

A. Pengertian Dan Konsep Kerja PBX   PBX atau private branch exchange adalah penyedia layanan telepon yeng melayani pertukara...